STRUKTUR KURIKULUM

PROGRAM STUDI SARJANA (S1)

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS MALAHAYATI

Kompetensi Utama 103 SKS
Kompetensi Pendukung 43 SKS
Total 146 SKS

DESKRIPSI MATA KULIAH

Bahasa Indonesia

Mata kuliah ini terdiri atas 2 SKS, merupakan mata kuliah wajib pada program studi S1 Kesehatan Masyarakat, serta diberikan pada semester I. Mata kuliah bahasa Indonesia sebagai MDU menekankan pada keterampilan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam ranah berbicara, menyimak, membaca, dan menulis. Melalui mata kuliah ini mahasiswa ditanamkan rasa kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Mahasiswa dituntut untuk aktif dalam perkuliahan baik di dalam dan luar kelas karena perkuliahan dikembangkan dengan pola student center. Perkuliahan dilakukan secara variatif, diskusi, presentasi, penugasan, simulasi, dan PBL (problem based learning).

Dasar Promosi Kesehatan

Mata kuliah ini terdiri atas 2 SKS, merupakan mata kuliah wajib pada program studi S1 Kesehatan Masyarakat, serta diberikan pada semester II. Secara garis besar ilmu ini mempelajari mengenai teori dasar promosi kesehatan, teori penunjang promosi kesehatan, dan aplikasi promosi kesehatan.

Dasar Kependudukan

Mata kuliah kependudukan membahas konsep dan ruang lingkup demografi, sumber data demografi, proses demografi dan struktur karakteristik demografi. Mata kuliah ini juga membahas tentang teori penduduk, serta pengukuran dasar demografi dan pertumbuhan penduduk. Setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan tentang penekanan studinya yaitu pada proses demografi, namun  struktur penduduk  juga diperlukan untuk dapat memahami proses demografi.

Dasar Kesehatan Lingkungan

Mata Kuliah Dasar Kesehatan Lingkungan membahas tentang konsep dasar kesehatan lingkungan, prinsip-prinsip kesehatan lingkungan, ruang lingkup dan masalah-masalah kesehatan lingkungan di Indonesia serta peran tenaga kesehatan dalam penatalaksanaan pelayanan kesehatan lingkungan.

Administrasi dan Kebijakan Kesehatan

Berbagai permasalahan di bidang kesehatan saat ini timbul bervariasi, misalnya masalah tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan, sarana pelayanan, pengobatan, dsb. Apabila berbagai masalah tersebut tidak ditangani melalui proses kebijakan yang relevan, maka kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan tidak akan terjamin dan derajat kesehatan masyarakat menurun. Hal ini membutuhkan penanganan dari berbagai sektor terutama bidang kesehatan Profesi kesehatan  masyarakat sangat dibutuhkan karena mampu merancang dan membuat suatu kebijakan kesehatan melalui rekomendasi dalam analisis kesehatan secara sistematis dan penilaian secara kritis  terhadap sejumlah peluang pemecahan masalah kesehatan. Mata kuliah ini membahas mengenai dasar AKK, pengertian, ruang lingkup, jenis dan langkah perumusan kebijakan.

Sosiologi dan Antropologi Kesehatan

Mata kuliah sosio antropologi kesehatan merupakan mata kuliah yang terdapat pada kurikulum Nasional Kesehatan Masyarakat. Mata kuliah ini menekankan pada kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan, menerapkan, menganalisis dan menilai perubahan sosial dan budaya yang terdapat di masyarakat serta kaitannya dengan kesehatan masyarakat. Mahasiswa dituntut aktif dalam perkuliahan karena menggunakan metode student centre. Perkuiahan dilakukan secara variatif, yaitu ceramah, diskusi dan pembelajaran kooperatif serta studi kasus.

Filsafat Ilmu dan Logika

Mata kuliah ini merupakan Mata Kuliah Keahlian yang diberikan kepada mahasiswa program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Materi yang akan dibahas mengenai Pengantar Filsafat Ilmu: Definisi, Kedudukan, dan Ruang Lingkup; Dasar-Dasar Pengetahuan: Penalaran, Logika, Sumber Pengetahuan, dan Kriteria Kebenaran; Ontologi: Metafisika, Asumsi, Peluang, Beberapa Asumsi dalam Ilmu, dan Batas-batas Penjelajahan Ilmu; Epistimologi: Sejarah pengetahuan, pengetahuan, metode ilmiah, dan struktur pengetahuan ilmiah; Aksiologi: ilmu dan moral, tanggung jawab social ilmuan, logika ilmu dan berpikir ilmiah; pengetahuan sain; Teori kebenaran Ilmiah; Etika Ilmu; Tanggung jawab moral keilmuan; Penelitian dan Penulisan Ilmiah.

Dasar Epidemiologi

Mata kuliah ini berisi mengenai pengertian dan pemahaman  tentang epidemiologi, status kesehatan & penyakit, yang mencakup tentang desain dalam studi epidemiologi, ukuran-ukuran dalam ilmu epidemiologi, hubungan asosiasi antara paparan dan penyakit, surveilans & investigasi epidemiologi.

Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat

Mata kuliah dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat menjelaskan mengenai fungsi gizi, gizi seimbang, gizi dalam daur kehidupan, gizi ibu dan kesehatan reproduksi, diit, penyakit kurang gizi, penyakit degeneratif, penanggulangan masalah gizi di Indonesia, surveiles gizi, kadarzi, isu gizi di Indonesia dan dunia, gizi dan pembangunan di Indonesia.

Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Mata kuliah ini terdiri atas 2 SKS, merupakan mata kuliah wajib pada program studi S1 Kesehatan Masyarakat, serta diberikan pada semester IV. Secara garis besar ilmu ini mempelajari mengenai teori dan konsep kesehatan reproduksi, kesehatan reproduksi ditinjau dari aspek biologis, daur kehidupan dan gangguan permasalahan kesehatan reproduksi, kesehatan reproduksi ditinjau dari aspek sosial, kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.

Komunikasi Kesehatan

Mata kuliah ini terdiri atas 2 SKS, merupakan mata kuliah wajib pada program studi S1 Kesehatan Masyarakat, serta diberikan pada semester IV. Secara garis besar ilmu ini mempelajari perubahan sikap sebagai dampak komunikasi kesehatan, strategi komunikasi antarpersonal yang efektif dalam komunikasi kesehatan, perencanaan komunikasi kesehatan, prinsip-prinsip pemasaran sosial dalam komunikasi kesehatan, serta iklan dan komunikasi kesehatan.

Analisis Kualitas Lingkungan

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib pada program studi s1 kesehatan masyarakat yang diberikan pada semester II. Secara garis besar mata kuliah ini mempelajari tentang ilmu lingkungan, kualitas lingkungan hidup, beberapa metode analisis kualitas lingkungan hidup, disertai dengan praktikum ke lapangan dan laboratorium untuk mendukung pemahaman teori.

Kepemimpinan dan Berpikir Sistem

Mata kuliah ini membahas tentang konsep kepemimpinan dan berfikir secara sistematis dalam memecahkan masalah kesehatan masyarakat, serta memahami mengenai teori sistem.

Ekonomi Kesehatan

Paradigma lama menempatkan bidang kesehatan sebagai komplemen yang menyertai masalah yang terjadi pada rakyat dan bangsa Indonesia, sehingga pengartiannya untuk memperbaiki, meningkatkan taraf hidup masyarakat bidang kesehatan selalu dikesampingkan dibanding dengan bidang lain, bahkan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat  dinilai sebagai cost center semata. Namun sekarang paradigma baru kesehatan dijadikan sebagai investasi yang signifikan bagi bangsa ini, upaya peningkatan derajat kesehatan merupakan profit center untuk kemajuan bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan variabel-variabel kesehatan sudah dapat dikuantitatifkan dan diterjemahkan dalam ukuran-ukuran ekonomi. Ilmu ini merupakan integrasi dua cabang ilmu yang sudah mapan yaitu  Ilmu ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Hal-hal yang melingkupi bidang ekonomi, seperti : Konsep ekomomi, suply-demand, pendapatan, lembaga keuangan, pelaku ekonomi sampai pembangunan ekonomi nasional sangat diperlukan bagi sarjana kesehatan dimana seorang sarjana kesehatan merupakan harus mampu melakukan perencanaan dan manajerial.

Mata kuliah ini merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh semua sarjana kesehatan masyarakat, terutama lulusan Prodi Kesmas FKM UNIMAL. Mata kuliah ini tidak menjadi prasyarat mata kuliah lain karena merupakan mata kuliah dasar bagi mahasiswa kesehatan pada umumnya.

Promosi Kesehatan dan Advokasi

Mata kuliah promosi kesehatan II merupakan mata kuliah yang terdapat pada kurikulum Nasional Kesehatan Masyarakat. Mata kuliah ini menekankan pada kemampuan mahasiswa dalam menjelaskan, menerapkan, menganalisis dan menilaipromosi kesehatan yang terdapat di masyarakat serta kaitannya dengan kesehatan masyarakat. Mahasiswa dituntut aktif dalam perkuliahan karena menggunakan metode student centre. Perkuiahan dilakukan secara variatif, yaitu ceramah, diskusi dan pembelajaran kooperatif serta studi kasus.

Kewirausahaan Berbasis Kemajuan Ilmu dan Teknologi Kesehatan

Pada hakikatnya, entrepreneurship bukan hanya bakat yang dibawa sejak lahir dan dapat dipraktikkan begitu saja di lapangan usaha. Entrepreneurship selain dapat dipelajari, juga harus dapat diinternalisasi secara luas melalui proses pendidikan. Individu yang memiliki jiwa entrepreneur adalah individu yang mengenal potensi dirinya dengan baik, belajar mengembangkan potensi  untuk melihat dan mengkreasikan peluang dalam mewujudkan cita-citanya.

Ruang lingkup konsep entrepreneurship yang akan dibahas dan didiskusikan dalam mata kuliah ini berorientasi pada dua aspek utama, yaitu orientasi nilai (value-oriented) dan orientasi tujuan (goal-oriented). Salah satu muatan penting yang perlu diintroduksi kepada mahasiswa yaitu internalisasi sistem nilai yang terkandung dalam entreprneurship, yakni kemandirian, berpikir kreatif, soft-skill, keterampilan

interpersonal, komunikasi persuasif, kerja keras, persistensi, dan lainnya.  Pada akhirnya, dampak jangka panjang yang diharapkan dari pembentukan nilai-nilai tersebut adalah kemampuan menangkap dan mengkreasikan peluang menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual dan nilai tambah; “merubah kotoran dan rongsokan menjadi emas” (Dr. Ir. Ciputra, Indonesia Entrepreneur of The Year 2007).

Biostatistik Deskriptif dan Inferensial

Matakuliah biostatistik deskriptif dan inferensial (induktif) bertujuan untuk memberikan bekal tentang ilmustasitik yang berguna sebagai pendukung analisis data, terutama untuk penelitian mahasiswa maupun setelah memasuki dunia kerja. Mata kuliah ini membahas tentang bidang ilmu pengetahuan statistik yangmempelajari tatacara penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan populai berdasarkan data yang ada. Didalam materi kuliah berisi estimasi, uji hipotesis, prediksi, dan perhitungan derajat asosiasi antara variabel-variabel.Kegiatan kuliah ini dengan penyampaian materi dan latihan serta tugas pada setiap kali tatap muka untukmemecahkan persoalan yang berhubungan dengan statistik.

Epidemiologi Penyakit Menular

Citra tentang penyakit menular diindentifikasi sebagai penyakit dengan konotasi negatif, seperti yang berhubungan dengan sanitasi jelek, gizi jelek, higiene jelek, kebiasaan jelek dan penyakit menular yang berbahaya.Penduduk yang tinggal di daerah ini diharapkan dapat bersikap preventif dan menghindar dari penyakit sedapat mungkin.Profesi Kesehatan Masyarakat diharapkan mampu melakukan tindakan prootif, preventif untuk mencegah timbulnya penyakit di daerah menular yang sebagian besar dipengaruhi oleh perilaku masyarakat sendiri.

Mata kuliah ini membahas tentang konsep dan dasar-dasar penyakit menular yang meliputi (konsep, teori, peranan, elemen-elemen, dan jenis penyakit menular).Peran tenaga kesehatan termasuk peran kesehatan masyarakat dalam tindakan promotif, preventif, dan rehabilitatif pada penyakit menular.Mata kuliah ini juga membahas tentang patogenesis, diagnosis, perawatan, pengobatan, dan epidemiologi pada penyakit infeksi/panas (malaria, DBD), penyakit perpafasan (TBC), penyakit Infeksi Menular Seksual, penyakit infeksi pencernaan, kelainan kulit, dan HIV/AIDS.

Pengembangan dan Pengorganisasian Masyarakat

Mata kuliah ini membahas materi tentang Kajian mata ajaran yang mencakup teori-teori pengorganisasian dan pengembangan masyarakat, peran serta kemandirian masyarakat.Sebagai bahan studi kasus, pelaksanaan kasus, adalah pelaksanaan posyandu, poskesdes dan bentuk peranserta masyarakat lainnya dalam bidang kesehatan.

Untuk mencapai tujuan tersebut secara maksimal, pada setiap proses pembelajaran memerlukan perencanaan, persiapan, dan pengendalian yang baik. Sehubungan dengan hal itu,   diperlukan   pengembangan   kegiatan yang disebut Rencana Satuan Perkuliahan (RSP).

Implementasi kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana akademik yang kondusif, sehingga muncul kegairahan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan motivasi, kreativitas, kesungguhan dan keteraturan dalam proses belajar mengajar serta meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan

Merupakan mata kuliah yang membahas tentang beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk melakukan perencanaan dan evaluasi di bidang kesehatan.Perencanaan dilakukan berdasarkan permasalahan yang didapat, sehingga permasalahan tersebut dapat dilakukan desain, analisis, implementasi, dan evaluasi.Profesi Kesehatan Masyarakat dianggap mampu melakukan perencanaan minimal di tingkat Puskesmas.

Etika dan Hukum Kesehatan

Mata kuliah ini membahas tentang Ethic, pengantar hukum, tenaga kesehatan, etika pelayanan kesehatan, informed consent, malpratik dan aborsi, etika penelitian, cloning, dan bayi tabung, dan peneyelesaian kasus malpraktik.

Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah

Secara universal, kejadian penyakit merupakan inti permasalahan kesehatan masyarakat yang harus dicegah guna menampilkan wilayah yang sehat dan negara yang kuat.Kejadian penyakit merupakan fenomena yang bersandar pada basis wilayah yang mencakup ekosistem dalam dimensi ruang dan waktu Tulisan ini membahas kepentingan, makna, lokasi dan metoda manajemen penyakit berbasis wilayah. Asumsi dasar yang dianut adalah bahwa keberhasilan mengendalikan faktor risiko dan kejadian penyakit akan mampu meningkatkan dan memelihara kualitas kehidup masyarakat. Pembangunan kesehatan Wilayah dapat dilakukan dengan merujuk konsep MPBW dan rancangan SKK setiap wilayah pemerintahan otonom. Secara lebih terperinci, perlu disusun suatu pedoman MPBW kabupaten dan kota yang dapat dijadikan panduan oleh para perancang dan pelaksana. MPBW diharapkan dapat meningkatkan kesehatan penduduk di suatu Kabupaten Kota tertentu secara bertahap dan berkesinambungan.Terakhir dan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa pelaksanaan MPBW harus menggunakan prinsip-prinsip Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Manajemen Data

Mata kuliah ini diadakan untuk memberikan bekal pada mahasiswa kesehatan masyarakat agar memiliki kemampuan bagaimana cara memperoleh data, bagaimana cara mengolah data, bagaimana cara menyajikan data dan bagaimana menginterpretasi data, khususnya dalam proses penelitian.

Epidemiologi Penyakit Tidak Menular

Peningkatan umur harapan hidup akan berdampak pada pergeseran pola penyakit di masyarakat dari penyakit infeksi ke penyakit degenerative, antara lain kardiovaskuler, stroke, diabetes, penyakit paru obstuktif menahun, dan kanker paru.

Metodologi Penelitian (Kuantitatif dan Kualitatif)

Mata kuliah ini diadakan untuk memberikan bekal pada mahasiswa kesehatan masyarakat agar memiliki kemampuan menyusun proposal penelitian, melaksanakan penelitian dan menyusun pelaporan hasil penelitian. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pelaksanaan penelitian, analisis hasil penelitian dan penyusunan laporan penelitian bidang kesehatan masyarakat. Mahasiswa tidak dapat mengikuti mata kuliah skripsi apabila pada mata kuliah ini tidak lulus.

Sistem Informasi Kesehatan

Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar SIK, pengenalan sistem informasi, domain sistem informasi kesehatan, dan perkembangan SIK di Indonesia dan dunia.

Surveilance Kesehatan Masyarakat

Kejadian berbagai penyakit dan masalah kesehatan pada saat ini sangat bervariasi.Beberapa faktor yang dapat menyebabkannya adalah perubahan iklim, pola hidup, lingkungan, dll.Timbulnya perubahan berbagai pola penyakit dan masalah kesehatan membutuhkan penanganan khusus oleh tenaga kesehatan.Profesi kesehatan masyarakat sangat dibutuhkan karena mampu merancang dan menyelenggarakan kegiatan surveillans guna meramalkan, mengkaji, dan dan menganalisis pola penyakit dimasa mendatang.Hal ini merupakan salah satu faktor pendukung upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan oleh berbagai sektor. Mata kuliah ini mensyaratkan mata kuliah Dasar-dasar Epidemiologi, karena pada dasarnya SE melakukan pengkajian, analisis, dan interprestasi data penyakit dan berbagai masalah kesehatan menurut orang, tempat, dan waktu.

Tujuaan pembelajaran ini diharapkan mahasiswa mampu memahami dasar-dasar SE yang meliputi (konsep, teori, peranan, elemen-elemen, jenis, dan jejaring SE), elemen-elemen sistem pelaksanaan SE yang meliputi (indikator, sumber data dan sumber daya SE), serta menganalisis dan merencanakan sistem pelaksanaan surveilans yang meliputi perencanaan, analisis, dan pelaporan kegiatan surveilans berdasarkan data penyakit dan masalah kesehatan di lapangan sehingga mampu meramalkan polanya pada masa mendatang.

Problem Based Learning I

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktikum dimana mahasiswa akan ditempatkan di desa binaan FKM untuk mengembangkan dan memberdayakan desa dan sekolah yang berada pada desa binaan FKM. PBL 1 dilaksanakan selama satu semester dan mahasiswa diharapkan untuk tinggal dan bekerja bersama masyarakat desa.

Manajemen Kesehatan Sekolah

Mata kuliah ini membahas mengenai pengertian pendidikan, jejang pendidikan, organisasi sekolah, kurikulum sekolah, pendidikan kesehatan sekolah, UKS, manajemen SD bersih dan sehat, evakuasi sekolah sehat dan manajemen sekolah sehat.

Problem Based Learning II

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktikum dimana mahasiswa akan ditempatkan di institusi /perusahaan yang bekerjasama dengan FKM untuk mempraktikan sesuai dengan keahliannya.

Problem Based Learning III

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktikum dimana mahasiswa diharapkan mampu membuat kegiatan ilmiah seperti seminar nasional, internasional atau kuliah umum.Melalui mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu mengatur dan membuat kegiatan ilmiah yang menunjang dalam peningkatan suasana akademik.

Etika Penelitian dan Penulisan Ilmiah

Mata kuliah ini membahas tentang konsep nilai dan perilaku yang baik dan pantas dalam berperilaku ilmiah, mempelajari bentuk dari plagiarism, dan pelanggaran ilmiah. Mata kuliah ini diberikan untuk menunjang mata kuliah skripsi.

KKL PPM

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib universitas yang akan di selenggarakan oleh seluruh program studi yang ada di universitas. Mahasiswa akan ditempatkan di desa binaan universitas selama kurang lebih satu bulan untuk belajar dan mendapatkan pengalaman dari masyarakat. Penilaian pada mata kuliah ini sepenuhnya diberikan pada pihak universitas dengan kriteria penilaian yakni output kegiatan dan kehadiran mahasiswa dalam proses pembelajaran berlangsung.

Skripsi

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib diambil oleh mahasiswa untuk mencapai syarat kelulusan. Mahasiswa akan diminta untuk membuat suatu karya tulis ilmiah yang didasarkan pada penelitian/perencanaan/perancangan/studi literature/studi perbandingan/studi kasus/studi kelayakan dalam bidang rekayasa yang sesuai dengan peminatan/program studinya.

Dalam proses pembelajaran dan penyusunan skripsi mahasiswa akan diberikan panduan dan Arahan lebih lanjut yang tertera pada buku panduan penyusunan skripsi.